Makanan Otak Terbaik untuk Fungsi Otak, Kesehatan, dan Memori

Makanan Otak Terbaik untuk Fungsi Otak, Kesehatan, dan Memori

Makanan Otak Terbaik untuk Fungsi Otak, Kesehatan, dan Memori - Tidak dapat dipungkiri bahwa seiring bertambahnya usia, otak mengalami perubahan kemampuan. Baik itu kemampuan berpikir, fokus dan mengingat. Seiring bertambahnya usia, kemampuan kita untuk berpikir, fokus dan mengingat akan berkurang.

Bahkan dalam kasus ini, kita dapat mencegahnya atau setidaknya memperlambat proses pengurangan kapasitas otak kita dengan menjaga kesehatan otak kita. Dalam hal ini, kita bisa makan makanan yang bisa menyehatkan otak dan meningkatkan kecerdasan.

Makanan Otak Terbaik untuk Fungsi Otak, Kesehatan, dan Memori
Ilustrasi untuk otak sehat


Berikut adalah beberapa makanan yang sangat berguna untuk kesehatan otak sekaligus meningkatkan kemampuan otak


1. Blueberry


Penelitian telah menunjukkan bahwa blueberry dapat membantu melindungi otak dari stres oksidatif dan mengurangi dampak penyakit terkait usia, seperti penyakit Alzheimer atau demensia. Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa makanan kaya gandum dapat secara signifikan meningkatkan kemampuan belajar dan keterampilan motorik. Untuk menjaga kesehatan otak, kita membutuhkan setidaknya satu gelas blueberry dalam bentuk cair, beku ataupun kering.

2. Salmon Liar


Ikan laut dalam, seperti salmon, kaya akan asam lemak omega-3 esensial, yang memainkan peran penting dalam kinerja otak. Selain salmon, ikan sarden dan herring adalah ikan yang memberikan manfaat Omega 3. Untuk menjaga kesehatan otak dan meningkatkan kinerjanya, kita harus mengonsumsi setidaknya jenis ikan ini sekitar 4 ons, dua hingga tiga kali seminggu.

3. Kacang atau biji-bijian


Kacang-kacangan dan biji-bijian adalah sumber vitamin E yang baik untuk otak. Kadar vitamin E yang lebih tinggi berhubungan dengan penurunan kognitif seiring bertambahnya usia. Jenis sereal yang baik meliputi :
  • Kacang kenari, 
  • Hazelnut, 
  • Kacang Brazil, 
  • Filberts, 
  • Kacang almond, 
  • Kacang mete,
  • Kacang tanah, 
  • Biji bunga matahari, 
  • dan sebagainya.

4. Alpukat


Alpukat hampir sama baiknya dengan blueberry untuk meningkatkan kesehatan otak. Alpukat adalah buah-buahan yang mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang berkontribusi pada sirkulasi yang baik. Jika sirkulasi darah di otak sehat, itu akan menjadi otak juga. Selain itu alpukat juga dapat mengurangi stres, misalnya dalam kondisi tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi adalah faktor risiko gangguan kognitif, tetapi dengan mengonsumsi buah ini, tekanan darah akan berada dalam kesehatan yang baik dan meningkatkan kesehatan otak.

5. Jus delima


Jus delima (Anda bisa makan buah yang sama, tetapi dengan banyak biji kecil dan membuat tidak merasa nyaman) memberikan manfaat antioksidan yang efektif dan dapat melindungi otak dari kerusakan radikal bebas. Tidak ada bagian tubuh yang tidak lagi rentan terhadap kerusakan akibat radikal bebas seperti otak. Kita harus menjaganya, terutama dengan memakan buah delima. Selain buah delima, buah jeruk dan sayuran berwarna juga mengandung antioksidan tingkat tinggi dan merupakan bagian dari kategori makanan sehat otak. Jika Anda ingin memakan buah delima ini, Anda hanya perlu 2 ons yang diblender dengan air.

6. Teh yang baru diseduh


Dua cangkir atau tiga cangkir teh segar sehari, panas atau dingin, mengandung sejumlah kecil kafein yang, jika digunakan secara bijak, dapat meningkatkan kemampuan otak untuk meningkatkan daya ingat, konsentrasi dan suasana hati. Teh juga mengandung antioksidan kuat, termasuk katekin, yang meningkatkan sirkulasi darah.

7. Coklat hitam


Konsumsi cokelat hitam dapat memengaruhi fungsi kognitif otak. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Appetite, fungsi kognitif dan faktor risiko kardiovaskular untuk 968 orang berusia 23 hingga 98 menyimpulkan bahwa konsumsi cokelat hitam secara teratur dapat memiliki efek positif yang signifikan terhadap fungsi kognitif.

Makan cokelat hitam dapat meningkatkan fungsi kognitif seperti memori spasial, organisasi visual, memori kerja, dan pemikiran abstrak.

Apa yang membuat cokelat memiliki efek positif pada kerja otak adalah bahwa ia kaya akan flavonoid dan isinya lebih tinggi daripada susu cokelat dan coklat putih. Flavonoid ini akan memiliki efek positif pada fungsi kognitif. Selain itu, juga dapat melindungi terhadap penurunan kognitif alami akibat penuaan, seperti demensia.

Ini adalah perdebatan makanan yang sangat baik untuk kesehatan otak. Otak adalah salah satu aset terpenting kita. Jadi jaga kesehatan Anda sejak dini. Semoga artikel ini bermanfaat.



Baca Juga
SHARE
LATEST Older

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment

Postingan Terbaru